Jumat, 17 Oktober 2014

Hujan dan Petricor

Setelah hujan
Sore ini, tepatnya tanggal 17 Oktober 2014 hujan turun di kotaku. Saya sangat senang menikmati hari ketika hujan akan turun, ketika langit mendung dan angin berhembus. Saya juga sangat menyukai hujan. Saya juga senang suasana setelah hujan. Ada kombinasi perasaan yang aneh yang saya rasakan  pada waktu-waktu tersebut: perasaan tenang, nyaman, lega namun sekaligus perasaan sesak, rindu, dan sangat ingin menangis.  Ya, hujan seringkali mengingatkan pada kenangan-kenangan yang sebenarnya tidak ingin diingat kembali. Tapi entah kenapa,  saya tetap sangat menyukai hujan. Hujan juga seringkali mampu membuat saya memperoleh banyak inspirasi. Ya hujan mampu menimbulkan efek flashback dan rasa rindu kepada orang orang terdekat kita. Dan inilaaah PETRICOR!
Dan tik-tok jam itu kita indera kembali akhirnya

terpisah dari hujan

PETRICHOR
Petrichor adalah salah satu bau alami yang tercium saat hujan turun membasahi tanah yang kering. Pada tahun 1964, saintis Australia, Isabel Joy Bear dan R. G. Thomas, melakukan penelitian mengenai aroma hujan dan mempublikasikannnya di jurnal Nature, “Nature of Agrillaceous Odor.” Isabel dan Thomas menciptakan istilah petrichor (Yunani, petra: batu, ichor: darah para dewa) untuk menjelaskan fenomena tersebut.
Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi..
Ketika hujan dan kita merindukan seseorang dan perasaan itu terasa sangat menyebalkan,menyedihkan, ataupun menyesakkan, maka anggap saja itu hanya efek petrichor.  Selesai perkara. :)
Rinai hujan basahi bumi menemani sepi yang menikam. Petricor tercium semerbak, alunan rinau hujan yang syahdu membawa pada kedamaian hati yang nyaman.
Petricor jangan cepat berlalu meninggalkan setiap kenangan yang tercipta olehmu.
Petricor, sebuah aroma yang dihasilkan setelah hujan yang baunya mampu menyentuh perasaan kita sehingga kita bisa masuk kedalamnya dan merasakan tenang bau nya yang khas. Selalu dinanti oleh pengagum hujan, termasuk saya ;) Selamat menikmati hujan dan petricor :*


Jumat, 18 Juli 2014

Just Share 24 Juni 2014

Foto kemarin di pantai ;)
























Pantai Teluk Penyu Cilacap

Lagi lagi hihi :D

Rabu, 02 Juli 2014

Senja itu, Kita!







Ada cerita dibalik senja kali ini. 
Cerita tentang kita yang tak bisa saling bertemu untuk melepas rindu. 
Menitip rindu lewat rintik yang sesekali hadir mendahului mentari menyambut pagi.
Cerita tentang kita yang sedang bersahabat baik dengan waktu.
Mencoba untuk bertahan meski terkadang jengah menungguimu kembali.
"Kekasihku..  Semoga kita segera dipertemukan. Titip hati kuu. Cepat kembali!"

Senin, 30 Juni 2014

Adalah kamu yang kuingini..

Satu rasa hancur lagi, tersudut, terpojok dengan segenggam restu yang terlambat berucap.
Kesalahan yang sama, cara  yang sama, hasil yang sama..
Namun bedanya kali ini aku bicara.
Kali ini aku tak lagi berserah pada kata pasrah,
Aku yang sekarang tak mau lagi dibodohi ketidakmauan untuk berjuang yang seringkali bersembunyi di belakang kata ikhlas.
Aku disana, untukmu, di depan mereka, untukmu.
Karena aku tahu, adalah kamu yang kuingini.

Sejak senyum kita bersambut, aku tahu itu kamu.
Dan selalu kamu..
Tidak mudah memang memperkenalkanmu,
Sangat tidak mudah..
Tapi aku coba dan terus mencoba, karena aku tahu, adalah kamu yang kuingini.

Waktu demi waktu berganti,
Telingaku jenuh dengan semua pertanyaan, pun lelah dengan semua prasangka.
Dari mereka, mungkin juga darimu.
Tapi aku mencoba diam, berusaha terlihat tak merasa, karena aku tahu, adalah kamu yang kuingini.

Salahi aku, yang terlalu banyak berdiam.
Hanya karena tak mau kamu terluka, walau ternyata kebisuanku itu melukaimu dengan cara yang tak pernah kupikirkan.
Salahi aku, yang tak bisa berikan kamu alasan.
Hanya karena berharap kamu percaya, ada restu yang sedang aku coba taklukan.
Salahi aku, yang tak ingin kamu tahu.
Hanya karena menganggap kamu terlalu baik untuk mendapatkan sebuah penolakan. Penolakan yang sedang aku coba luluhkan.
Salahi aku yang berharap kamu bisa berdiri disana, bertahan untuk sedikit lagi untuk memberimu apa yang sekarang sudah kugenggam.
Karena aku tahu, adalah kamu yang kuingini.

Terlalu lama, ya aku tahu.
Aku pun tak pernah ingini selama ini.
Ada waktu yang harus dibayar untuk sebuah kata.
Dan ada konsekuensi yang harus diterima untuk  habisnya sebuah waktu.
Aku mengerti.
Sangat mengerti.

Saat semua yang kuperlukan untuk bersamamu hanya berbatas satu anggukan,
Semua sudah terlambat.
Lagi, waktu menghukumku sejadinya.
Menghujamku tanpa ampun ke dalam dinginnya kesendirian.
Tapi, penyesalan takkan pernah menjadi rasa karena memperjuangkanmu adalah pilihanku.

Karena aku tahu..
Sejak awal..
Adalah kamu yang kuingini.

Selasa, 27 Mei 2014

Idola Baru

Hallo semuanya, aku punya idola baru nih namanya Sheryl Sheinafia ;) Dia jago nyanyi jago maen gitar dia cantik pula aaaah aku suka itu. Sheryl sheinafia lahir di Jakarta 4 Desember 1996. Ah beda 3 hari doang sama aku, aku tanggal 1 Desember 1996 :D (kaga ada yang nanya) 
Anugrah dan bakat yang dimiliki Sheryl memang istimewa karena selain postur tubuh tinggi semampai, wajah cantik, suara bagus, Sheryl juga jago main gitar. Alat musik pertama yang dipelajari dari umur 5 tahun hingga 11 tahun adalah piano selanjutnya Sheryl lebih fokus pada gitar dan salah satu gitaris favoritnya adalah John Mayer.
Sheryl Sheinafia, anak SMA Raffles International School. Sheryl mulai menarik perhatian para pecinta musik Indonesia karena kepiawaiannya memetik gitar hingga dia sering diajak tampil bareng atau jadi musisi pembuka konser band-band papan atas seperti Noah, Nidji dan D'Masiv.

Karena bakat musiknya yang luar biasa, pemilik Musica Studio (ibu Acin) mengontraknya saat Sheryl berumur 14 tahun. Single pertamanya yang juga hasil ciptaannya sendiri adalah Demi Aku yang dirilis tahun 2012. Single kedua Rasa Sunyimasih karyanya sendiri, dirilis Februari 2013. David Kurnia Labert alias David Noah iku mengaransemen Lagu itu.
Sebenarnya Sheryl sudah mencipta lagu sendiri saat ia berumur 12 tahun. Tapi lagu pertamanya itu pakai bahasa Inggris, oleh ayahnya lagu itu di tawarkan ke label tapi sayang ditolak karena semua lagu berbahasa Inggris sementara pangsa pasar buat penyanyi seumuran Sheryl mayoritas berbahasa Indonesia selain itu pihal label bilang Sheryl masih terlalu muda buat rekaman.
1381362292375343087
Sumber: Koleksi gitar Sheryl dirumahnya, foto kayuagungradio.com
Walaupun ditolak label, Shery engga putus asa atau patah semangat. Dia mulai mencipta beberapa lagu Indonesia, ternyata usahanya engga sia-sia tahun 2012 lalu Sheryl merilis album Demi Aku dan David Noah menyumbang 1 lagu ciptaannya untuk Sheryl. Memang nama Sheryl belum cetar membahana di blantika musik Indonesia tapi keberadaan Sheryl ini semakin menambah warna dan semarak pentas musik Indonesia.
Selain gitar, ciri khas Sheryl selalu pakai topi, kostumnya engga ribet bahkan nyaris sederhana, tanpa sepatu hak tinggi dan tanpa riasan make up berat yang bisa membuatnya tampak seperti emak-emak, pokoknya gaya Sheryl remaja banget deh, sehingga menambah cute dan imut penampilannya.
Setelah Vania Larissa yang tampil memukau para juri Miss world di ajang talenta dengan menyanyi Seriosa yang sudah ditekuninya sejak lama, lalu Eva Cellia yang mengikuti jejak ayahnya fokus di jalur Jazz dari kecil, kini ada 'Sheryl Crow' muda dari Indonesia yang bisa membuat hati meleleh melihat jari-jari lentiknya seolah menari diatas dawai-dawai gitar.
Melihat bakat dan usianya yang masih belia kesempatan seolah terbentang luas bagi Sheryl, mungkin saja suatu saat nanti Sheryl bakal menggantikan Noah Band jadi anak emas Musica. Bagi para pecinta gitar akustik bisa melihat berbagai aksi Sheryl memainkan gitar kesayangannya di beberapa video di Youtube. She is so beautiful ;)

Selasa, 20 Mei 2014

Sore itu

Ini aku dengan sepeda bapak tua itu :)


Ini aku juga, sore itu.

Matahari sore. Oh indahnya

Sabtu, 10 Mei 2014

Diantara barisan kabut


diantara barisan kabut, aku terdiam
menunggu lampu-lampu
padam,

diantara barisan kabut, aku termangu
memaksa darah mengalir di otakku,

diantara barisan kabut, aku bersujud
memanjatkan ribuan lafal hening,

Jumat, 09 Mei 2014

Penantian dalam hujan

; kita bagai jarak yang terlampau jauh, yang seolah mustahil untuk aku tempuh

aku duduk sendirian,
di pangkuan senja, di pelukan sore
hanya dingin yang setia,
pada hati ini yang setengah lupa,

sudah ku tunggu semenjak setengah musim terakhir,
ada perjumpaan yang aku impikan,
ada pertemuan yang aku rencanakan,
tapi masih ada rindu yang tak bertuan.

hujan sore ini begitu tenangnya,
bahkan aku tak bisa mengeja bahasanya,
rintik air-nya serupa penantianku, penantian rasa,
sedangkan gemericiknya persis was-was didalam dada,

o...malam yang menua,
haruskah aku sampai padanya dengan tergesa-gesa? 

Selasa, 06 Mei 2014

Aku Sudah Tak Bercahaya




Selamat pagi atau siang atau malam cahayaku. Kau yang dulunya selalu terangi sekitarku. Kau yang dulunya selalu membuatku berguna. Kau yang juga membuatku habis. Masih ingatkah kamu kepada lilin kecilmu ini? Yang dulunya selalu kau temani hingga kau tinggalkan saat aku sudah sekecil dan seringkih ini. Aku tentunya tak bisa melupakan semua hal yang terbilang indah itu.
Kaulah yang mampu membuatku melihat sekitarku yang ku pikir semua gelap. Kau bisa membuatku merasa berguna untuk sekitarku. Apa kau ingat semua itu? Akulah lilin kecilmu yang selalu setia menunggu datangnya kamu di setiap gelapku. Aku juga lilin kecilmu yang merasa tak berdaya karenamu.
Tapi sekarang kau memang sudah pergi dari kehidupanku, dari duniaku, dari gelapnya hari-hariku. Apa kau tahu sekarang aku tak bisa melihat sekitarku lagi? Apa kau tahu aku tak bisa lagi menjadi berguna. Aku sekarang sudah tak berdaya tanpamu. Tak bisa apa-apa. Aku mati.
Pedulikah kamu cahayaku? Cahaya terangku? Pedulikah kamu pada lilin kecilmu ini yang dulunya kau jadikan tempat untuk melewati hari-harimu? Dan pedulikah kamu pada lilin kecilmu yang sekarang sudah mati dan tak berdaya lagi tanpamu?
Dulunya ku kira kau memang cahaya, cahaya terang yang akan selalu setia pada lilin kecil ini. Tapi terangmu melelehkanku, menghabisiku, dan membakarku. Dan bodohnya aku karena semua itu tak pernah ku sadari. Karena saat bersamamu, aku bisa lupakan sakitku dan logikaku. Aku memang lumpuh saat bersamamu. Tapi, aku mati saat kau tak bersamaku.
Jadi, teruntuk cahayaku. Ingatlah aku yang pernah selalu ada untukmu. Ingatlah aku yang dulu merasa berharga karenamu. Dan, ingatlah aku yang mati karenamu.

Sabtu, 03 Mei 2014

Untuk sahabatku


pernahkah kau memikirkanku ?
memikirkan aku ?
setelah kita berpisah ini .
aku disini merindukanmu , sangat merindukanmu
apa kau juga rindu aku ?
aku rindu tawamu ,
aku rindu suaramu ,
aku rindu caramu menghiburku ,
aku rindu saat kau sapa aku di pagi yang berembun ,
aku rindu saat kau meyakinkanku bahwa semua akan baik saja ,
aku rindu caramu menghapus air mataku saat ku terluka ,
aku rindu itu , iya R I N D U
satu kata itu sungguh sederhana
namun , sangat berarti saat aku ingin sekali bertemu denganmu ..
iya , aku merindukanmu :')

Aku hanya merindukanmu

Jika malam sudah dekat,
gelap mendekap dan memeluku.
Aku makin terikat,
terikat rasa yang orang sebut rindu.
Iya, rindu.
kalian tahu kan apa itu?
Aku rasa ini memang terjadi padaku.
Aku ingat semua kenangan itu,
apa saja.
Tentang hujan kita, petir kita, kerikil di jalan kita.
Pahit memang.
Pahit sekali malah.
Kita tidak pernah menemukan pelangi,
kita tidak pernah mendengar sayu merdu alunan alam,  
dan kita tidak bertemu bunga di jalan kita.
Sampai akhirnya kita berpisah.
Belum juga aku temukan semua itu di jalanku sendiri.
Entah aku yang terlalu bodoh,
atau Tuhan telah merancang ini untukku.
Namun, jika sendiri aku pun seperti ini,
aku lebih memilih ditemani olehmu.
Ya, aku hanya merindukanmu.

Kamu Bintang Di Setiap Malamku


Selamat malam. Malam yang indah bukan? Iya memang.Kamu lihat bintang itu? Bintang yang sama, yang berada di langit yang sama. Ya, walau kita berjauhan, langit dan bintang kita tetap sama bukan?Kamu kemarin menunjuk bintang yang itu. Tak benderang memang, tapi katamu kamu lebih suka yang seperti itu. Sederhana. Kata-katamu itu selalu terngiang jernih di pikiranku. Entah apa yang membuatku tak bisa lupa. Sepertinya, malam ini bintang sederhanamu itu muncul lagi. Dia tampak sedikit lebih terang kali ini. Seakan membawa suatu pesan. Atau mungkin tidak, itu hanya bayanganku saja. Haha.Kau sedang apa malam ini? Iya, malam setelah kita melihat bintang bersama ini? Apa kau juga sedang melihat bintang? Karena aku sedang melihat bintang.Aku sekarang senang mentap langit malam. Langit malam yang penuh bintang. Karena itu selalu membuatku teringat wajahmu malam itu. Kau terlihat seperti anak kecil. Matamu menatap langit dengan seksama, benar-benar tanpa menoleh. Aku senang melihatmu seperti itu.Tapi, kau tahu bagin yang paling ku suka saat menatap langit bersamamu? Saat kau berkata ini malam yang berkesan, dan menoleh sedikit ke arahku. Aku bahagia kala itu. Dan selalu bahagia saat mengingat kata-kata itu.  Hmm, terimakasih untuk malam dengan sinar bintang kali ini. Terimakasih telah berada di dekatku sepanjang malam. Sekarang kamu sangat istimewa di hadapanku. Dan sekarang kamu bintang di setiap malamku.

Jumat, 02 Mei 2014

Resah


Aku ingin berjalan bersamamu
 
Dalam hujan dan malam gelap 
Tapi aku tak bisa melihat matamu

Gelap tak pernah ada, yang ada hanyalah kekurangan cahaya
begitu kata plato, 
Di bola matamu terpancar cahaya lampu taman itu
Tatapmu gusar, aku nanar

Aku ingin berdua denganmu 
Di antara daun gugur 
Aku ingin berdua denganmu 
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

malam ini, gravitasi berjalan semestinya
dedaunan, hujan.. takluk padanya
kenapa begitu pula air matamu?
dan tak dapat kutahan pula dari mataku

Aku menunggu dengan sabar 
Di atas sini, melayang-layang 
Tergoyang angin, menantikan tubuh itu

kalau ini semua masih tentang kita
ragumu tentang aku, yakinmu tentang masa lalu
aku akan menunggu, mesti sungguh terasa sendu


Aku ingin berdua denganmu 
Di antara daun gugur 
Aku ingin berdua denganmu 
Tapi aku hanya melihat keresahanmu
 
Ingin berdua denganmu 
Di antara daun gugur 
Aku ingin berdua denganmu 
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

Dan semua akan berakhir pada suatu ketika.. 
Entah untuk terus bersama.,
Atau Hanya Rekam Pada Suatu Cerita

Sederhana... 

Selasa, 29 April 2014

Bukan tentang kesendirian

Sepi itu bukan sendiri
Sepi itu 'tanpa'
Aku tak sepi dengan menjadi sendiri
Tapi aku sepi karena 'tanpa'

Oleh seribu 'tanpa', yang menjadikannya hampa
Dengan seribu 'tanpa', yang menyisakan sejuta rongga
Sebab seribu 'tanpa', yang membuatnya tak lagi sama

Ada seribu 'tanpa'
Kau yang pertama

Celangan Rindu

Ada tujuh milyar manusia dibumi ini, kadang aku berpikir kenapa Tuhan memilih hatiku untuk ditempatkan disebelahmu yang tak bisa kulihat swaktu-waktu. Ah, tapi tenang saja, toh kita tidak hidup dijaman  medieval dimana kerinduan harus diretas oleh surat yang harus menyeberangi lautan. Kerinduan kita hanya perlu ditanggulangi dengan jempol yang menyetik dilayar handphone. Saling menyemangati ketika pagi datang,   saling mendoakan ketika malam tiba. Berhe
Add caption
ntilah mengutuk kenapa kita berdua hidup di kota yang berbeda, dan mulailah mensyukuri betapa setiap perjumpaan indah adanya, meski singkat. Tenang, aku berusaha menjaga janji yg kita berdua pernah ukir, aku harap kamupun begitu. Jarak terjauh kita adalah "waktu"  tabungan terindah adalah "rindu". Sampai nanti sayang, sampai kita bertemu.
Fiersa Besari-

Ketetapan hati

    Sosok lakilaki tegar dengan kegigihan dan semangatnya. Kamu tau, aku tak pandai berkata-kata sepertimu. Aku hanya ingin kamu tau aku mencintaimu. Iya, aku mencintaimu, jika semua yang kurasakan ini harus kubahasakan lewat kata. Walau jujur, aku masih ragu untuk melafalkan definisi tentang cinta. Mencintaimu dalam segenap bahasa yang tak mampu aku katakan satu-persatu. Entah mengapa, perasaan ini enggan berpindah. Aku berharap semoga ini adalah tentang saling menemukan itu. Perasaan ini selalu ada untukmu :)
Soal 14 Juli 2015 , aku akan bersabar menunggu tanggal itu. Kita akan bertemu berbagi cerita, aku akan menatap matamu lebih lama dan menggenggam erat tanganmu. Aku mencintaimu. Kuharap kamu tidak akan merubah perasaanmu terhadapku.Aku tak begitu hapal warna kesukaanmu,
Sama seperti aku yang tak benar2 hapal alasan aku untuk mencintaimu,
Maka jangan tanyakan lagi alasan-alasan yang akupun tak tahu cara untuk mengungkapkannya.
Aku hanya peduli padamu,
Pada seseorang yang akan menjadikanku rumah untukmu pulang.

Aku adalah tempat pertama yang akan selalu kau tuju.

Kutetapkan hatiku untukmu.

-Aam komalasari-
 
Diary of My Life Blogger Template by Ipietoon Blogger Template